Haii.. Haii...
Apa sih sebenarnya maksut dari judul KEMASAN KU INSPIRASI KU ??
Yak, kesempatan kali ini saya akan mengupas tuntas mengenai
gambar tersebut.
Mari kita simak...
DOMPERIDONE
?? Apa itu ??
Tentunya kalian rekan sejawat Tenaga Teknis Kesehatan
familiar dong mengenai nama Domperidone. Namun, bagi rekan-rekan yang lain?
hayoo.. tahu tidak?? ^^
Saya sendiri dari Tenaga Teknis Kesehatan Farmasi akan
menjelaskan mengenai apa itu Domperidone.
Domperidone merupakan obat golongan anti-emetik yang dapat
meredakan rasa mual, muntah, gangguan perut, rasa tidak nyaman akibat
kekenyangan, serta refluks asam lambung. Obat ini biasanya diresepkan oleh
dokter untuk penggunaan jangka pendek. Dalam meredakan rasa mual,
Domperidone mempercepat pencernaan makanan di dalam perut agar lanjut ke usus
dan dengan demikian mencegah muntah. Meski begitu, penggunaan obat ini harus
dilakukan secara hati-hati karena berisiko mengganggu detak jantung, terutama
pada orang-orang yang telah berusia lanjut.
Dosis yang biasanya direkomendasikan bagi orang dewasa dan
remaja di atas 16 tahun adalah 10 mg dengan frekuensi konsumsi maksimal tiga
kali sehari. Dilarang mengonsumsi Domperidone melebihi 30 mg dalam waktu satu
hari. Jangka waktu maksimum umumnya adalah 2 minggu.
Domperidone sebaiknya dikonsumsi 30 menit atau satu jam
sebelum makan agar efek kerjanya terasa. Pastikan ada jarak waktu yang cukup
antara satu dosis dengan dosis berikutnya.Pengobatan dengan Domperidone biasanya
hanya berlangsung dalam jangka pendek, yaitu tidak lebih dari dua minggu. Jika
setelah lewat satu minggu Anda masih merasakan gejala mual dan muntah,
sebaiknya hentikan penggunaan Domperidone dan temui kembali dokter yang
meresepkannya.
Sama seperti obat-obat lain, Domperidone juga berpotensi
menyebabkan efek samping. Efek samping yang paling umum terjadi adalah mulut
kering sedangkan yang jarang adalah pusing, sakit kepala, mengantuk,
nyeri pada payudara, cemas, denyut jantung meningkat dan diare.
Bagaimana Domperidone bekerja dalam tubuh ??
Domperidone merupakan antagonis dopamin yang mempunyai kerja
anti emetik. Efek antiemetik dapat disebabkan oleh kombinasi efek periferal
(gastroprokinetik) dengan antagonis terhadap reseptor dopamin di kemoreseptor
“trigger zone” yang terletak diluar saluran darah otak di area postrema. Pemberian
oral Domperidone menambah lamanya kontraksi antral dan duodenum, meningkatkan
pengosongan lambung dalam bentuk cairan dan setengah padat pada orang sehat,
serta bentuk padat pada penderita yang pengosongan lambungnya terhambat, dan
menambah tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah pada orang sehat.
Nah, sekarang sudah mengertikan apa itu Domperidone kan..
Namun disini saya tidak hanya membahas mengenai kandungan
obatnya saja, saya juga akan mengubah kemasan generik yang biasa kita lihat
dengan kemasan putih-putihnya, akan saya ubah menjadi kemasan yang lebih
menarik! Ditunggu yaaa.... ^^
SERUNYA
BELAJAR FARMASI !! AKFAR KU INSPIRASI KU

Farmasis sungguh multi talenta. Tidak hanya bisa meracik obat, tapi juga bisa mendesain kemasan obat. Hidup farmasis! Salam mortir dan stamper!
BalasHapussalam sukses !! ^^
HapusKemasannya bagus.. gimana cara bikinnya?? :D
BalasHapusmari kita belajar di farmasi kakaa ^^
HapusWaaaarrrbyasyahh :-)
BalasHapussuper sekali
BalasHapusterimakasiiiih ^^
Hapus